Pengukuhan Ikatan Keluarga Luhak Agam Kota Batam menjadi acara terbesar menjelang pemilu April 2009 mendatang. Lima orang artis Minang dan, belasan calon legislatif, dan ribuan warga hadir dalam pengukuhan di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Mingggu (1/3).

Para caleg saling berangkulan dan memberi dukungan. Inilah yang membuat acara semakin semarak. Semua dapat bersatu, kata tokoh sentral dari acara pengukuhan ini yaitu  Zulbahri, calon anggota DPD RI nomor urut 28 dari Provinsi Kepri.

Zulbahri merupakan mantan Ketua Umum Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) periode 2003-2007. Kini, Zulbahri  dipercaya menjadi Dewan Kehormatan IKSB sejak 2006 hingga sekarang.

Acara pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Bupati Agam H Aristo Munanda dan Asistem II Pemko Bukitinggi . Hadir juga Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika, Ketua IKSB Erva Ertos, Ketua Gebu Minang Indonesia Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung.  Jadilah, keberadaan IKLA di Batam sangat strategis karena jumlah warga di Batam sendiri telah mencapai 18 ribu orang.

Acara pelantikan berlangsung semarak dengan barbagai tarian khas Silat Minang. Sedangkan, penampilan pertama dari artis-artis minang di antaranya penyanyi kocak Edy Cotok, dilanjutkan dengan penampilan lawak minang Mak Itam dan Mak Pono.

Wakil Wali Kota Ria Saptarika sangat terkesan dengan pola kehidupan dan pemerintahan yang ada di Kabupaten Agam dan Bukittinggi. “Kami memiliki visi dan misi tentang Madani. Ternyata di Agam, perwujudan Madani telah maju. Saya mendengar kalau masjid dijadikan tempat pemajuan ekonomi dan sarana bermusyawarah sesama warga,” tutur Ria Saptarika

Bupati Aristo berterima kasih kepada pengurus IKLA lama, terutama Zulbahri yang mampu membesarkan dan menyatukan warga Agam di tanah Batam ini.

“Bangkitkan nama besar Agam ini. Caranya, tingkatkan pendidikan dan SDM. Ingat, para perumus proklamator itu kebanyakan orang Minang, jadi marilah kita dukung dan besarkan warga dan tokoh kita di Batam. Untuk besar dan menjadi yang terbaik bagi warga Batam,” ujar Bupati Aristo.

Zulbahri mengatakan, Urang Awak di Batam mencapai  15 ribu. Oleh itu, ia mengajak untuk memilih para caleg dari berbagai partai ini.

“Biar berbeda, tapi lihatkan kalau mereka urang awak. Tapi, jangan lupa dengan urang tua ini, yang juga maju mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI pada pemilu nanti. Kita berharap, seluruh urang Minang mendukung, tidak hanya urang IKLA saja, lihatkan kekompakan dari sekarang,” harapan Zulbahri yang meidentikan kalau mengenakan kain sarung sebagai Simbol Niniak Mamak.

Panitia berhasil mengumpulkan dana Rp 20 juta di akhir acara. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli mobil ambulan.(Sumber : Tribun Batam)